Joint Use Forum »

Alasan Mengapa Harus Belajar

(1 post)
  • Started 3 months ago by malik14

Tags:

No tags yet.

  1. Belajar memegang peranan yang penting dalam hidup seseorang. Tentu anda telah tahu dengan peribahasa ” Hanya keledai dungu yang jatuh pada lubang yang sama”. Apabila dicermati sebenarnya istilah ini ingin menasehati betapa pentingnya menuntut ilmu.

    Mengapa keledai dungu bisa jatuh pada lubang yang sama? Jawabannya adalah karena keledai ini tidak belajar terlebih lagi pada keajidan-kejadian yang sudah menimpanya. Pada dasarnya tidak layak menyandingkan manusia yang disebut khalifah dimuka bumi ini dengan keledai, ciptaan Allah SWT yang tak diberikan pemikiran.

    Namun sejatinya yang ada pada keledai dungu ini dapat jua terjadi di manusia. Kerap kali kita melihat masih banyak orang yang terjebak oleh masalah yang berulang-ulang dialaminya, apakah itu artinya ia selalu jatuh ke dalam lubang yang sama. Akan tetapihal ini tak perlu anda pikirkan kalau anda selalu belajar. Garis Merahnya, belajar itu penting!!

    1. Update diri kamu dengan belajar

    Kepercayaan diri tidak termasuk hal yang dianggap enteng yang boleh dipandang sebelah mata. Seseorang yang hidupnya percaya diri biasanya terhindar dari sifat keragu-raguan dan yakin dengan semua yang dikerjakan. Kepercayaan diri ini lah nantinya sangat berguna pada kehidupan sehari-hari.

    Jika anda berkeinginan menjadi satu dari sekian mereka yang percaya diri, maka belajarlah mulai saat ini. Melalui belajar, maka pastinya jendela ilmu serta pengetahuan kita akan bertambah. Banyaknya keilmuan yang semakin bertambah tentunya memberikan efek pada kepercayaan diri. Bayangkan jika anda berada di tengah-tengah orang yang memperbincangkan bincangan saat ini yang tak kita ketahui.

    Apa yang dapat kita lakukan? Lain lagi jika kita selalu belajar agar selalu meng-upgrade pribadi kita serta selalu mengerti segala yang baru saat ini. Contoh Simpelnya anda bisa membandingkan kualitas anti-virus yang biasa diperbarui dengan yang tidak.

    Komputer pastinya kewalahan kalau anda tidak meng-update anti-virusnya sebab virus itu sendiri selalu di-update. Jadi, gimana tidak kita mengabaikan dunia berjalan tanpa anda mengiringinya dengan selalu memperbarui diri anda .

    2. Cobalah mencari hal-hal yang baru

    Biasanya orang akan menyenangi sesuatu yang baru jika telah begitu lama disibukan oleh rutinitas. Tidak berbeda halnya dengan belajar. Mengetahui hal-hal yang baru akan membuat kita semakin terlecut agar mencari informasi lagi lebih banyak.

    Kita akan semakin sadar betapa banyaknya ilmu yang Allah turunkan di muka bumi. Selama ini bisa saja kita kerap menyia-nyiakan banyak ilmu yang ada. Coba pikirkan, apa kita telah tahu saat ini tentang dunia hewan, tumbuhan dan segala tentang alam semesta ini? Sejatinya mempelajari ilmu bisa sebagai alat dalam bersyukur kepada Allah SWT.

    Cobalah cari inspirasi untuk bisa mempelajari sesuatu yang belum ditemukan dari yang anda telah pelajari sebelumnya. “Makin sering, makin banyak paham“. Anda tentunya setuju dengan slogan tadi bukan?

    3. Belajar akan membawa kita menuju kualitas hidup yang lebih terarah

    Hidup yang berkualitas tentu bisa diraih dengan ilmu baik itu yang terkait urusan dunia atau akhirat. Anda pasti tahu jika salah satu cara mendapat ilmu yaitu dengan belajar. Itu merupakan peran yang ke berapa dari belajar.

    tentunya benar-benar rugi seseorang yang pensiun dari belajar padahal untuk memperoleh kualitas hidup yang bagus bisa ditempuh melalui belajar. Untuk mendalami arti peningkatan kualitas hidup dengan belajar, coba perhatikan uraian berikut:
    Diceritakan ada dua orang sarjana muda di bidang pendidikan telah mempunyai pekerjaan. Katakanlah Malik dan Fajar dua-duanya merupakan lulusan Sarjana Pendidikan berpredikat Cum Laude. Malik merasa bangga dan cukup berilmu untuk mengajar di suatu Sekolah.

    Dia pun hanya melakoni kegiatan mengajar tanpa berpikir untuk menambah keilmuannya. Dan Fajar yang tetap bersyukur tapi tetap merasa masih haus dengan ilmu yang didapatnya. Dia berpegang pada prinsip untuk tidak cepat puas akan ilmu. Akhirnya dia pun mulai belajar lagi serta menambah skill Bahasa Arab-nya.

    Pihak sekolah pun akhirnya mempercayakan padanya untuk menangani kelas berstandar internasional dan menularkan kemampuan bahasanya kepada murid-muridnya.
    Kedua orang di atas ada pada keadaan yang tidak berbeda saat lulus, namun semuanya berubah seiring dengan usaha keras Fajar dalam belajar, sedangkan Malik yang cepat puas tak berpikir untuk belajar lagi.

    Akibatnya jelas terlihat, Malik memang hebat dalam mengajar di bidangnya, tapi nilai plus ada di Fajar yang berusaha keras untuk kembali belajar ilmu yang mempermudah profesinya.

    4. Belajar untuk masa depan

    Anda pastinya sering mendengar slogan jika hari ini merupakan mimpi kemarin dan esok adalah mimpi hari ini. Kualitas kehidupan kita di masa depan pastinya ditentukan oleh perencanaan saat ini. Perencanaan itu akhirnya akan sempurna melalui proses belajar.

    Tak selalu segala yang kita lakukan saat ini nantinya secara instan dirasakan hasilnya, sebab tidak jarang Tuhan mengetes usaha kita. Namun yakinlah jika belajar atau menuntut ilmu tentu akan mengasih manfaat, entah saat ini atau esok hari hari. Percayalah layaknya kita percaya dengan adanya siang dan malam.

    5. Setiap orang harus mencurahkan waktu untuk peningkatan diri dengan belajar

    Nabi Muhammad pernah mengatakan bahwa orang yang tidak merugi itu ialah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, yang rugi adalah yang hari ini sama dari kemarin dan celaka jika hari ini lebih buruk dari kemarin. Bagi seorang yang beriman sudah selayaknyalah kita menyikapi hal ini dengan bijak. Tentunya kita enggan dimasukan ke dalam orang-orang yang merugi terlebioh lagi yang celaka.

    Maka jadikan hari ini menjadi lebih baik dengan senantiasa memperbaiki kualitas diri. Belajar merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas diri. Entah itu dari segi keilmuan ataupun skill. Orang yang senantiasa belajar pasti mengetahui banyak mengenai sesuatu yang belum dipelajarinya sehingga tumbuh hasrat yang kuat untuk terus menambah pengetahuannya.

    Jangan buat otak anda stop dari kegiatan belajar apabila tidak mau Keilmuaanmu menurun. Teruslah mengasahnya dengan mengoptimalkan penggunaannya dalam aktivitas belajar. Jika diibaratkan, otak kita itu ibarat pedang dan belajar merupakan proses mempertajamnya. Maka dengan sering diasah pedang itu, pastinya akan semakin tajam.

    6. Belajar mempunyai kekuatan untuk mengubah kita menjadi orang sukses

    Kebanyakan mereka yang orang sukses tentunya pernah menjumpai kegagalan. Akan tetapi mereka tidak berputus asa dan selalau mencoba. Sedikit sekali keberhasilan yang dapat diperoleh secara cepat. Salah satu cara meraih dan mencicipi kesuksesan ialah melalui belajar melalui pengalaman serta belajar memperbaiki kekurangan yang ada.

    Tampak jelas bukan bahwa cara yang digunakan untuk sebuah kesuksesan tiada lain adalah dengan belajar, belajar dan belajar. Artinya belajar itu mempunyai power yang efektif untuk menyajikan kesuksesan untuk kita nikmati. Jadi kalau rasa suntuk yang Menghalangi anda dalam belajar, maka cukup yakini saja jika suatu saat usaha ini akan berbuah kesuksesan untuk anda.

    Konteks kesuksesan ini tentunya tidak dimaknai hanya dalam materi saja. Kesuksesan disini bermakna global seperti Halanya dalam bidang akademik, hubungan sosial, keyakinan dan kesuksesan-kesuksesan yang lainnya seperti sukses dalam berbisnis green tea bubuk.

    Posted 3 months ago #

RSS feed for this topic

Reply

You must log in to post.