Joint Use Forum »

manfaat sholat

(1 post)
  • Started 2 weeks ago by marsyad17

Tags:

  1. MANFAAT SHOLAT

    Sholat adalah salah satu kewajiban bagi setiap muslim. Sebuah ibadah mulia yang menempati peran krusial untuk keimanan seseorang. Sehingga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengumpamakan sholat seperti asas pada sebuah bangunan.

    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Islam dibentuk di atas lima hal: bersaksi bahwa tidak ada pujaan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dan Rasul Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah utusan Allah, menegakkan sholat….” HR Bukhâri dan Muslim

    Oleh karena itu, saat muadzin mendengungkan adzan, kaum mukminin berbondong-bondong mendatangi masjid-masjid Allah Subhanahu wa Ta’ala, berwudhu, lantas berbaris rapi di belakang imam sholat para muslimin.

    Mulailah kaum muslimin terlibat dalam dialog dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan begitu khusyu’ menikmati sholat sampai imam menyampaikan salam. Dan usai sholat, masing-masing menuju pada aktifitasnya.

    Terbersit soal, apakah setiap kaum muslimin sama dalam menikmati ibadah ini? Apakah juga memperoleh pahala yang rata?

    Perlu diketahui bahwa semua perbuatan terpuji menimbulkan konsekuensi baik bagi pelaku-pelakunya. Pengaruh ini akan semakin tinggi sesuai dengan ketulusan dan kebenaran ibadah itu. Dan pernahkah kita bertanya, “adakah manfaat dari shalatku?” atau “pernahkah aku menuai manfaat sholat?”

    Imam Hasan al-Bashri pernah menyatakan: “Wahai anak manusia. Shalat adalah perkara yang sanggup menghalangimu dari maksiat dan keburukan. Apabila shalat tidak membentengimu dari kemaksiatan dan keburukan, maka hakikatnya engkau belum shalat”.

    Dari wejangan beliau ini, kita bisa memahami bahwa shalat yang ditunaikan dengan lurus akan menimbulkan dampak bermanfaat bagi pelakunya. Dan pada risalah ini, marilah kita mengkaji khasiat shalat. Trus kita tanyakan kepada diri sendiri, sudahkah aku merasakan manfaat shalat?

    1. Sholat Adalah Simbol Ketenangan

    Shalat mengindikasikan kedamaian batin dan ketulusan hati para pelakunya. Saat melaksanakan shalat dengan sebenarnya, maka dicapailah puncak kedamaian hati dan pangkal seluruh kesejukan hati.

    Dahulu, orang-orang shalih mendapatkan ketenangan dan pelepas berbagai permasalahan tatkala mereka hanyut dalam kekhusyu’kan shalat. Diriwayatkan dari Imam Abu Dawud rahimahullah dalam Sunan-nya:

    Suatu hari ‘Abdullah bin Muhammad al-Hanafiyah keluar beserta ayahnya menengok kerabat mereka dari suku Anshar. Kemudian masuklah waktu shalat. Dia pun menyeru pembantunya,”Wahai pesuruh, ambillah air wudhu! mudah-mudahan dengan shalat aku bisa bersantai,” kami pun mengingkari ucapannya. Dia berkata: “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,’Bangkitlah ya Bilal, tenangkanlah kami dengan shalat!’.”

    Hendaknya kita mengintrospeksi diri, sudahkah ketenangan kayak ini kita temukan dalam ibadah kita? Telah sangat banyak shalat yang kita kerjakan, akan tetapi sempatkah kita menhayati faedah dari shalat ini? Atau rutinitas shalat yang kita tunaikan tiap hari?

    Suatu ketika salah satu tabi’in yang bernama Sa’id bin Musayib mengerang nyeri di matanya. Para temannya berkata baginya: “seumpama engkau berhasrat berjalan-jalan mengok hijaunya Wadi ‘Aqiq, pastilah akan menurunkan keluhanmu,” namun ia berkata: “Lalu apa tujuannya aku shalat ‘Isya` dan Subuh?”

    Seperti itulah, generasi awal dari umat ini menempatkan shalat pada keseharian mereka. Untuk mereka, shalat ialah obat bagi berbagai permasalahan. Dengan jiwa mereka mengerjakan shalat, sehingga hati merasakan ketenangan dan mendapatkan kebahagiaan.

    2. Shalat merupakan Cahaya

    Gapailah cahaya dari ibadah. Ketahuilah, cahaya shalat bukanlah cahaya biasa. Dia cahaya yang dikaruniakan oleh Penguasa alam semesta ini. Diberikan untuk membimbing anak Adam ke arah yang benar, yakni arah ketaatan kepada Allah semesta alam.

    Dalam sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari sahabat Abu Mâlik al-‘Asy’ari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “dan shalat itu merupakan cahaya”.

    Oleh karena itu, marilah melihat pribadi kita, apakah cahaya ini menerangi keseharian kita? Dan sungguh amat gampang bila kita hendak mengetahui apakah shalat sudah mendatangkan cahaya bagi kita? Yaitu dapat lihat, apakah shalat mengarahkan ketundukan kepada Allah dan menjauhkan kita dari bermaksiat kepada-Nya?

    Tatkala sudah, menunjukkan shalat itu sudah menjadi sumber cahaya untuk aktivitas kita. Itulah cahaya awal yang dirasakan seseorang di dunia. Dan nanti di akhirat, ia akan menjadi cahaya yang amat dibutuhkan, yang mengeluarkannya dari seluruh kegelapan hingga membawanya kepada surga Allah Subhanahu wa Ta’ala .

    3. Shalat adalah Solusi Dari Kelalaian

    Lalai merupakan masalah kritis yang mengenai sejumlah manusia. Lalai menjerumuskan seseorang kepada sejumlah kesesatan, bahkan membuat seseorang terbuai di dalamnya. Mereka akan menuai akibat dari kemalasan yang mereka ambil di dunia serta di akhirat nanti. Sehingga kekeliruan merupakan penghalang yang menyelimuti hati manusia.

    Hati yang tersumbat keteledoran, menyebabkan kebaikan jadi rumit sampai padanya. Tetapi menegakkan shalat sesuai dengan syarat dan rukunnya, dengan mengerjakan sunnah dan khusyu di dalamnya, insya Allah akan memerankan penawar paling berkhasiat dari keteledoran ini, memurnikan pikiran dari kotoran-kotorannya.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang menjaga shalat-shalat rawatib, niscaya ia tak akan ditulis sebagai orang-orang yang lengah”.

    4. Shalat Sebagai jalan keluar Problematika Hidup

    Telah menjadi sifat dasar seseorang tatkala dia terserang penyakit, dia akan menggali solusi demi menyelesaikan persoalannya. Maka tidak ada formula yang lebih baik dan lebih dahsyat dari shalat.

    Shalat adalah pemecahan terbaik saat menentang berbagai bentuk cobaan hidup. Karena tak ada jalan yang lebih baik dalam merekatkan diri seseorang dengan Rabbnya kecuali dengan shalat.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “situasi paling dekat seorang hamba dengan Rabbnya ialah tatkala dia sujud, maka perbanyaklah doa”. HR. Muslim

    Inilah di antara manfaat shalat yang sungguh agung, mendekatkan hamba dengan Rabb yang sungguh ia perlukan untuk memecahkan kendala hidupnya. Maka, kita jangan menyia-nyiakan pintu permata ini.

    Jangan sampai kita lalai di detik-detik shalat kita. Jangan juga terburu-buru dalam shalat kita, seoal tak ada keutamaan padanya.

    Shalat bisa menjadi sarana ajaib demi menurunkan bantuan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam kisah Nabi Yunus Alaihissallam, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    “Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit”. Ash-Shafât/37:143-144

    Sahabat Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhu menafsirkan “banyak mengingat Allah”, yaitu, beliau termasuk orang-orang yang menunaikan shalat.

    Sahabat Hudzaifah Radhiyallahu anhu pernah mengisahkan terkait Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Dahulu, jika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkena suatu urusan, maka beliau menegakkan shalat”. HR. Abu Dawud

    5. Shalat Menghindarkan Dari Perilaku buruk Dan Terlarang.

    Seperti sudah kita maklumi, bahwasanya shalat akan menghasilkan cahaya yang menyeret pelakunya kepada ketundukan. Bersamaan dengan itu, maka shalat akan menyelamatkan pelakunya dari perilaku jelek dan mungkar. Sebagaimana hal ini difirmankan Allah Subhanahu wa Ta’ala :

    “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-Kitab (Al-Qur`an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. al-‘Ankabût/29:45.

    “Ketika membahas ayat ini, Ibnu ‘Abbas menuturkan, “Dalam shalat ada larangan dan himbauan dari dosa kepada Allah”.

    6. Shalat Menghapuskan Dosa

    Shalat selain menghasilkan pahala bagi pelakunya, juga menjadi penghapus dosa, membersihkan seseorang dari kekhilafan yang telah dilakukannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    “Apa pendapat kalian, jika di hadapan pintu salah seorang dari kalian ada sungai (mengalir); dia mandi padanya lima kali dalam sehari, apakah terdapat kotoran darinya?” Para sahabat menjawab: “Tidak akan tersisa kotoran satupun”. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Demikianlah shalat lima waktu, Allah menghapuskan dengannya kekelirua-kekeliruan”. HR. Bukhâri dan Muslim

    7. Wujud Ketaatan pada Sang Kuasa

    Salah satu rupa penghambaan kepada Sang Maha Kuasa ialah melaksanakan ibadah. Dengan masuk agama islam, menandakan sudah mencetuskan akad dengan Sang Kuasa demi menunaikan segala perintahnya. Salah satu perintah nyatanya yaitu menunaikan sholat

    8. Menghindarkan dari Kejelekan

    Khasiat sholat ternyata dapat menjauhkan manusia dari perilaku keji. Adanya tekad kuat di hati dengan Sang Khaliq memberikan tekad, bahwa setiap satu amalan kerap dilihat oleh-Nya.

    Untuk itu, saat ingin melakukan maksia, tentu akan merenung ulang. Hal ini mengurungkan diri dari melakukan maksiat.

    9. Ada kejadian magis di hari anda

    Keyakinan magis akan muncul ketika menegrjakan sholat dengan ikhlas. Pernahkan anda sadar semua perkara anda menjadi mudah? Semua yang anda inginkan semakin gampang dicapai? Itulah kenyataan magis diri anda. Karena Allah sudah menyatakan bahwa ‘Barang siapa yang membantu agama Allah, niscaya Allah akan menolong hambanya.

    10. Gerakan Shalat Menhindarkan Osteoporosis

    Salah satu tips demi menghindari pengeroposan tulang pada umur tua dengan meminum sejumlah kalsium dan fosfor. Ternyata penemuan baru ini mengatakan bahwa dengan, seseorang juga dapat terhindar.

    Hal ini karena gerakan shalat diwujudkan sebagai bentuk senam ringan yang dikerjakan setiap hari selama 5 waktu. Belum lagi yang menunaikan aktivitas sunnah. Dengan seringnya seseorang mengerjakan senam sejak usia 7 tahun hingga tua, pasti sudah menjadi persiapan diri demi mewaspadai osteoporosis.

    11. Waktu paling Ijabah kala meminta

    Masa yang paling disukai malaikat ialah ketika subuh. Maka ketika itu para malaikat turun ke dunia agar menyaksikan shalatnya umat beriman (QS. Al-Isra :78). Bahkan andai saat itu seseorang meminta doa, niscaya malaikat juga ikut memohonkannya agar diberikan oleh Allah Subhannahu wata’ala.

    12. Obat jantung dan ginjal oleh si Dzuhur

    Faedah sholat untuk kesehatan yang dirasakan ketika menunaikan shalat dhuhur pada jadwalnya adalah mengurangi terkena penyakit jantung dan ginjal. Karena pada saat ini situasi bumi mulai panas, bahkan terdapat kekuatan seperti api yang menjalar. Keadaan bumi inilah yang bisa mempengaruhi keadaan hati dan sistem pencernaan.

    13. Wujud terapi dengan si Ashar

    Manfaat shalat ashar pada Jadwalnya, ternyata bisa memisahkan zat kimia tubuh secara auto self. Warna dunia ketika waktu ashar juga telah mengoranye. Hal ini sangat baik untuk situasi organ dalam seperti prostat, rahim, ovarium, serta testis.

    14. Menjaga ginjal dengan Mahgrib

    Salah satu sholat yang sangat minim diabaikan oleh sebagian umat islam. Terutama saat mengerjakan shaum ramadhan. Melakukan shalat mahgrib terbukti bisa dijadikan untuk terapi situasi ginjal, sebab terdapat dorongan alam yang keluar pada kesempatan itu.

    15. Menentramkan dengan Isya

    Salah satu keistimewaan orang menunaikan ibadaht isya yakni memperoleh ketentraman hati. Lantaran intensitasnya sama dengan sistem kontrol otak yang sedang berjalan.

    Sesuai psikologis, untuk orang yang selalu mengabaikan shalat isya, lebih mendapat kegalauan. Warna alam saat kesempatan ini dari nila menuju gelap gulita. Sehingga sangat dimotivasi agar tidur sesudah melaksanakanya.

    16. Membantu kinerja kelenjar tiroid oleh waktu Subuh

    Tumbuhnya kala kesempatan ini antara persamaan alam dan sistem tubuh kelenjar tiroid. Mengerjakan shalat pada waktu subuh memberi efek fungsi tubuh dalam menjalani metabolism. Spectrum warna ketika kala ini yaitu biru muda.

    17. Menambah Motivasi

    Faedah shalat 5 waktu bisa memompa motivasi saat melakukan pekerjaan. Setiap orang harus bangun pagi, terus bersuci, lantas melaksanalkan shalat. Terdapat energy khusus saat seseorang mampu mengerjakan shalat dalam keadaan khusyuk.

    Seseorang akan dijauhkan dari keadaan pesimis. Sehingga waktunya jauh menyenangkan.

    18. Shalat mampu melihat sifat orang lain

    Ingin tahu karakter kawan sendiri? Carilah sifatnya terkait sholatnya! telitilah seperti apa ia memelihara sholat demi Rabb-Nya. Saat ia mengerjakan sholat secara tuma’ninah, tidak grusak-grusuk. Kemudian rukuk dengan kondisi lurus, lantas duduk yang di selingi dengan doa.

    Setelah sholat tetap dilanjutkan dengan dzikir dan sebagainya. Masihkah anda berpikir bahwa ia bukan orang bagus? Dengan Tuhannya yang tak nampak saja, ia berakhlak. Apalagi dengan yang berwujud?

    19. Sholat menentukan kemunafikan seseorang

    Amat susah untuk mengatakan apakah orang tersebut munafik atau bukan. Namun dengan khasiat sholat mampu menyadari hal itu. Bila seseorang shalat untuk Tuhannya dengan tulus dan menantikan ridho Allah saja, pastilah setiap pekerjaannya penuh ketulusan pula.

    20. Disukai banyak orang

    Melakukan shalat dan memeliharanya ialah pekerjaan yang sungguh susah. Oleh sebab itu keunggulannya amat banyak. Salah satunya ia menjadi orang yang lebih disenangi orang lain.

    Karena kepada Rabbnya saja ia sungguh mencintai, tak pernah sekalipun meninggalkannya. Apalagi bersama sesama suku pastilah ia suka mendukung, sehingga semua manusia yang menyukai sosoknya.

    21. Tampak lebih berseri wajahnya

    Khasiat sholat 5 waktu bagi golongan yang istiqomah menjalankannya, maka wajahnya terlihat berseri-seri. Lantaran hampir seluruh kesempatan ia membasuh wajahnya setidaknta 5 waktu sehari. Selain itu sebab ketaatan pada Sang Pengatur, menjadikan diri seseorang nampak tambah teduh. Anda tak yakin? Cobalah

    Demikianlah sebagian khasiat shalat yang tidak terhingga jumlahnya, dari yang kita pahami maupun yang tersimpan di sisi Allah. Oleh sebab itu, marilah menghitung pribadi kita masing-masing, sudahkah di antara faedah-faedah itu yang kita nikmati? Ataukah kita masih menganggap shalat sebagai salah satu aktivitas hidup kita? Jangan sampai kita termasuk kaum yang direndahkan Allah dalam firman-Nya:

    Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. al-Mâ’ûn/107:4-5.

    Semoga Allah menjadikan kita ke dalam bagian hamba-hambanya yang menegakkan sholat, dan memetik faedahnya dari shalat yang kita lakukan.

    Posted 2 weeks ago #

RSS feed for this topic

Reply

You must log in to post.